Gandeng Inovator Nasional BSU Asoka, Kelurahan Rate-Rate Siap Awali Gerakan Ubah Sampah Jadi Emas di Koltim
Kategori: Pembangunan
22 September 2026
MAKASSAR - Kelurahan Rate-Rate bersiap mengambil langkah terdepan dalam tata kelola lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).
Menyikapi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan daerah, Pemerintah Kelurahan Rate-Rate berinisiatif menjadikan wilayahnya sebagai pusat pelatihan dan percontohan konversi sampah bernilai ekonomis tinggi.
Komitmen tersebut mengemuka usai jajaran lurah dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) asal Koltim melakukan kunjungan koordinasi dan konsultasi di Kantor Kecamatan Tamalate dan Kelurahan Jongaya, Kota Makassar.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendalami langsung kesuksesan Bank Sampah Unit (BSU) Asoka V Kelurahan Jongaya di bawah kepemimpinan Faisal.
Inovator pengolahan limbah asal Makassar ini berhasil mengantarkan BSU Asoka V meraih ragam penghargaan regional hingga dinobatkan sebagai BSU Terbaik Nasional oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI pada tahun 2023.
Program unggulan yang menarik perhatian adalah kemitraan BSU Asoka V bersama PT Pegadaian, yang memfasilitasi penukaran sampah pilahan menjadi tabungan emas batangan. “Sampai saat ini, nasabah kami telah mengumpulkan lebih dari 40 gram emas murni hanya dari kebiasaan memilah sampah rumah tangga,” jelas Faisal saat memaparkan programnya di hadapan delegasi Koltim di Kantor Kecamatan Tamalate.
Melihat peluang besar tersebut bagi warganya, Lurah Rate-Rate, Hasrul, langsung bergerak cepat mengambil momentum.
Hasrul menyatakan kesiapannya untuk membawa model sirkular ekonomi tersebut ke Rate-Rate agar warganya dapat merasakan dampak ekonomi langsung dari tata kelola sampah mandiri.
Gayung bersambut, komitmen Kelurahan Rate-Rate mendapat sokongan penuh dari pihak legislatif.
Anggota DPRD Koltim, Dr.
Irwansyah, yang mendampingi rombongan, menegaskan pentingnya implementasi nyata hasil studi tiru tersebut di Bumi Sorume. “Apa yang telah dilakukan oleh BSU Asoka mesti diterapkan juga di Koltim, mengingat sampah ini merupakan salah satu masalah besar di daerah kita.
Kita akan datangkan Pak Faisal langsung ke Koltim.
Meskipun tidak ada anggaran daerah, kami siap gelontorkan dana pribadi agar beliau bisa hadir membina masyarakat,” tegas Irwansyah.
Merespons kesiapan legislatif, Hasrul langsung mengunci kesepakatan kolaborasi dan menetapkan Kelurahan Rate-Rate sebagai tuan rumah pelaksanaan transfer pengetahuan tersebut. “Nanti buat pelatihannya di Rate-Rate saja, kami sudah sepakat.
Pak Irwansyah akan menanggung transportasinya, sedangkan kami dari pihak Kelurahan Rate-Rate menanggung kebutuhan akomodasi dan operasional lainnya,” ujar Hasrul.
Dengan sinergi konkret antara pemerintah kelurahan dan DPRD Koltim, Kelurahan Rate-Rate diproyeksikan menjadi pionir gerakan ubah sampah jadi emas di Bumi Sorume, membuktikan bahwa limbah rumah tangga dapat bertransformasi menjadi aset bernilai tinggi sekaligus menjaga keasrian lingkungan. #raterate #koltim #lurahdigital #beritakoltim #aplikasisimpel #aplikasikelurahan
Sumber: Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur.